Kemudian ketiga, How does technology transform education? Pemanfaatan teknologi bertujuan transformasi pendidikan, bukan destruksi pendidikan.
“Mendikdasmen Abdullah Mu’ti pagi-pagi memantik perhatian dunia pendidikan dasar dan menengah Indonesia dengan mengarahkan kita pada Deep Learning. Terdapat berbagai konsep Deep Learning. Dua yang mendasar dan menjadi perhatian kita adalah deep dalam artian lebih dini melek teknologi khususnya penggunaan algoritma AI sejak dini,” ujarnya.
RD Yohanes bilang, Ini tujuannya adalah agar peserta didik lebih dini menguasai teknologi untuk mengembangkan kompetensi dan kreativitas peserta didik dan menyiapkan peserta didik memasuki era persaingan global.
Kedua tambah dia, deep dalam artian bathin dan rohani yang menjadi identitas manusia. Teknologi pada galibnya instrumen, alat, dan mekanik yang bekerja mekanistis, sesuai hukum mesin. Bagaimana teknologi menjadi “humanistik” bergantung pada pengguna-nya.
Oleh karena itu lanjut dia, deep learning harus menjadi proses menjadikan peserta didik tuan atas teknologi, bukan budak teknologi.



Tinggalkan Balasan