Kendati demikian ia menjelaskan, Konferensi Pendidikan Global 2025 (Global Education Conference) yang difasilitasi UNESCO dan digalakkan di berbagai negara merumuskan sejumlah panggilan tugas guru-guru profesional.

Menurutnya, Panggilan, undangan, dan tantangan yang dapat dirumuskan dengan pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut.

Pertama, How can schools prepare young people for the technology-rich workplace of the future? Peserta PPG saat ini mengemban tugas mulia menyiapkan peserta didik menyambut teknologi agar siap belajar dan menjadi lulusan yang melek teknologi.

“Pengalaman selama PPG ini menyadarkan Bapa Ibu (peserta PPG) bahwa pemanfaatan teknologi menjadi mutlak jika ingin lulus! Nah, berbagilah kepada peserta didikmu agar mereka lebih melek daripada Bapa-Ibu,” ungkapnya.

Kedua jelas RD. Yohanes; How can we use technology to promote informal and independent learning outside traditional educational settings?

“Pemanfaatan teknologi dimaksudkan untuk menggalakkan pembelajaran mandiri dan informal yang keluar dari pembelajaran tradisional, yang bergantung pada guru dan mengandalkan pembelajaran formal, terbimbing dan diatur-atur,” jelasnya.