Sementara kepada Andreas Sofiandi, Melki mensupport untuk terus menjadi berkat bagi semua.

Andreas sofiandi yang saat itu memberi sambutan, pelayanan dia bersama tim di NTT diawali dengan sejumlah kesaksian, dia dihubungi para suster dan juga rohaniwan lintas agama. Dan mereka berkesempatan melihat ke lokasi, lalu dibantu.

“Saya pernah ke Malaka, saya temukan sebuah bangunan gereja yang penuh lumpur. Ternyata bangunannya dibawah jalan. Kebetulan ada teman saya, yang sedang mengerjakan jalan disana, namanya Pak Charles. Dia bantu, akhirnya gereja itu terhindar dari genangan.

Pastornya bertemu dengan saya, saya katakan, saya akan bangun gerejanya. Kami siapkan besi-besinya, di pabrik saya lalu dikirim ke Malaka, tinggal pasang dan Tuhan luar biasa, enam bulan dikerjakan sudah selesai dan daya tampung gereja itu kini bisa seribu orang,” kisah Andreas sembari menambahkan, ada ciri khas gereja yang dibantu, yakni memiliki sirkulasi udara yang bagus, dan sejumlah fasilitas. Saat peresmian gereja, Andreas mengundang kardinal utuk turun kesana.