Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi harapan besar dalam mengentaskan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia melihat potensi besar NTT sebagai wilayah agraris yang didominasi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Saya melihat ada cahaya dari NTT, ada getaran dan harapan besar di sana. Jika pertanian bergerak, semua sektor akan bergetar. Ini kesempatan emas untuk menekan angka kemiskinan di NTT hingga di bawah 10 persen, bahkan 5 persen dalam lima tahun ke depan,” ujar Mentan optimistis.

Pemerintah pusat akan mendukung penuh pengembangan sektor pertanian di NTT, termasuk pemetaan lahan potensial, perbaikan irigasi, serta penyediaan alat dan sarana produksi pertanian.

Sebagai langkah nyata, sebanyak 188 ribu hektare lahan di NTT siap dikembangkan tahun ini. Mentan memastikan dukungan Kementan untuk menyediakan irigasi, pompa, traktor, dan berbagai fasilitas pertanian lainnya.

Pj. Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, mengungkapkan bahwa NTT memiliki potensi besar dalam mendukung swasembada pangan nasional, mulai dari lahan basah, lahan kering, peternakan modern, hingga tambak garam.