Ia juga menuturkan, dengan kondisi alat (Loder) yang jumlahnya terbatas, maka proses penanganan akan membutuhkan waktu yang tak singkat.

Apalagi tambah dia, dengan curah hujan yang saat ini sangat tinggi sehingga pihaknya masih fokus menangani longsor yang ada di beberapa titik lainnya.

“Loder kita tidak banyak artinya tidak ada di setiap titik, jadi eksavator itu pakai di sana pakai juga disni. Akan tetapi yang pasti setiap ada longsor pasti kita tetap tangani karena itu tanggung jawab kita,” tegasnya.

Di sisi lain, Nurindah membantah soal alat berat yang tidak stay di lapangan seperti yang disampaikan oleh warga pada berita sebelumnya.

“Bahwa itu tidak benar, di KM 210 itu sudah ada dan setiap penangan tidak bisa tidak buatkan laporan. Intinya kita sedang berproses yah, karena alat berat kita tidak sejumlah banyak longsoran yang terjadii yang langsung seketika kita bersih, kita masih berproses,” pungkasnya.** (KN)