“Maka Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Manggarai menyatakan Menerima namun disertai dengan dua catatan,” ungkapnya.

Dua catatan itu jelas Arlan, Pertama, Program Pembangunan 100 unit Rumah Gendang dari Pemerintah Daerah yang menuai Pro-Kontra di masyarakat bahkan terjadi dinamika yang cukup alot di Tim Perumus Badan Anggaran DPRD Sebagai bukti bahwa semua elemen Masvarakat ikut berfokus pada sistem penganggaran pembangunan di Kabupaten Manggarai.

Kedua, Fraksi Demokrat mendorong agar Pagu Anggaran Rp20 miliar untuk pembangunan 100 unit rumah Gendang disalurkan secara adil dan merata dengan tetap melibatkan Masayarakat Adat sebagai ciri khas Budaya dan warisan leluhur yang menjadi makna falsafah budaya atau go’et Manggarai “kope oles todo kongkol, bantang cama reje lele” dalam membangun Rumah Gendang.

“Dengan demikian Fraksi Demokrat mendorong pemerintah agar ke depannya tidak hanya berfokus pembangunan yang monumental tetapi juga memberikan perhatian penuh terhadap pembenahan infrastruktur dasar seperti jalan, air minum bersih dan pembangunan lainya yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.