“Jika kita bisa mengoptimalkan potensi karbon kredit, NTT tidak hanya akan menjadi pelopor ekonomi hijau di Indonesia, tetapi juga mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Melki.
Gagasan Melki-Johni tentang karbon kredit membawa angin segar bagi masyarakat NTT yang merindukan terobosan baru dalam pembangunan ekonomi. Dengan langkah yang terencana dan koordinasi yang kuat, NTT berpotensi menjadi model pembangunan berbasis keberlanjutan di tingkat nasional. Solusi ini diyakini akan menjadi tonggak baru bagi kebangkitan ekonomi NTT. (fh/tim)
Halaman





Tinggalkan Balasan