Kupang, KN – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Melki-Johni, menghadirkan gagasan segar dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT melalui eksplorasi potensi carbon credit atau kredit karbon.

Gagasan ini disampaikan dalam debat ke-2 Calon Gubernur NTT 2024, yang berfokus pada inovasi ekonomi berbasis potensi lokal dan transformasi ekonomi daerah.

Melki Laka Lena, calon gubernur dari pasangan Melki-Johni, menyoroti potensi besar karbon kredit sebagai peluang ekonomi baru bagi NTT.

Menurutnya, potensi alam NTT yang kaya, termasuk kawasan hutan, mangrove, dan ekosistem laut, bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan karbon kredit yang bernilai tinggi di pasar global.

“Carbon credit adalah peluang besar yang belum dimanfaatkan secara maksimal di NTT. Dengan pengelolaan yang tepat, kita bisa menjadikannya sebagai sumber PAD yang signifikan, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Melki.

Ia menambahkan bahwa Carbon Credit bisa menjadi katalisator pengembangan sektor-sektor lain seperti kelautan, peternakan, dan pertanian dengan prinsip ekonomi hijau.