“Di Alm. Bapak El Tari, kita mengambil spirit perjuangan dan kebijakannya yang terus dikenang yaitu membentuk Desa Gaya Baru dari Kerajaan-kerajaan Tradisional. Juga yang paling dikenang dan terus menjadi spirit kita generasi sekarang adalah motto pembangunan “Tanam, Tanam, sekali lagi Tanam!”, sebut Melki Laka Lena kepada wartwan di Kupang, Jumat (15/11/2024).
Selanjutnya, Melki Laka Lena bersiarah di makam dr. Hendrik Fernandez, tokoh dan politikus Indonesia yang menjabat Gubernur NTT sejak 1988 hingga 1993. Semasa menjabat sebagai Gubernur, Dokter Endi, demikian ia biasa disapa, dikenal sebagai sosok yang suka menolong dan rendah hati. Bahkan sesaat sebelum ia meninggal, ia menitip pesan pada anak cucunya agar tetap hidup sederhana dan banyak berdoa.
Melki Laka Lena menimbah pelajaran dari Dokter Endi yang selama lima tahun memimpin NTT. “Pak Dokter Hendrik Fernandez menelorkan Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat (Gempar) sebagai salah satu program pembangunan di NTT. Salah satu programnya yaitu menanam sejuta anakan jambu mete. Ini komoditi kita di NTT yang jika diolah dalam spirit hilirisasi non tambang akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat NTT,” sebut Melki Laka Lena.



Tinggalkan Balasan