Menurutnya, langkah ini tidak hanya membuka pasar lokal untuk produk NTT, tetapi juga menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap hasil produksi daerah mereka. Melki Laka Lena menekankan peran pemerintah dalam mendukung produk lokal, khususnya hasil olahan makanan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
“Pemerintah wajib membeli hasil olahan UMKM kita dan menyajikannya dalam setiap acara pemerintahan. Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan semangat para pelaku UMKM dalam memproduksi olahan mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa ketika pemerintah, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, turut membeli produk ini, akan tercipta perputaran uang di tengah masyarakat, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
Tentag Sari Toga Komodo, Melki Laka Lena terus memberikan motivasi dan dukungan agar semakin banyak anak muda NTT yang mau terlibat memaksimalkan semua potensi alam yang ada di sekitar kita. “Apa yang dilakukan Bung Adrianus Taur ini menjadi pemicu bagi anak muda NTT lainnya agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Melki-Johni jika dipercayakan memimpin NTT lima tahun mendatang maka hal-hal seperti ini yang kita kerjakan bersama dengan anak muda di NTT,” ujar Melki Laka Lena. (llt/tim)



Tinggalkan Balasan