Dari usaha yang dikembangkannya, banyak petani jahe, temulawak dan kunyit di wilayah Manggarai Raya terbantu. “Saya juga bersyukur karena bisa bantu banyak petani kita yang menjual hasil tanaman jahe merah, temulawak dan kunyit,” katanya.

Calon Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena tidak henti-hentinya menggelorakan hilirisasi non tambang sebagai pemicu peningkatan ekonomi masyarakat. Ujung dari hilirisasi tersebut adalah semangat beli NTT.

Ketika dipercayakan masyarakat NTT untuk memimpin provinsi kepulauan ini maka ia bersama Johni Asadoma dan masyarakat memaksimalkan semua potensi komoditi yang ada di NTT melalui hilirisasi. Semua hasil bumi NTT dari sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Kelautan harus diolah terlebih dahulu sebelum dipasarkan.

“Sebagai tindak lanjut dari hilirisasi, kita mesti membeli semua hasil produksi NTT dan dimanfaatkan secara langsung di dalam wilayah NTT sendiri, tidak hanya untuk dipasarkan ke luar dalam bentuk bahan mentah. Hilirisasi ini bukan sekadar menghasilkan barang jadi untuk dijual keluar NTT, tetapi lebih dari itu, kami ingin produk-produk ini dapat digunakan dalam acara-acara lokal, seperti pesta dan kegiatan lainnya,” sebut Melki Laka Lena kepada wartawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Kamis (31/10/2024).