Artinya menurut dia, publik akan menimbang secara sangat rasional pilihan mereka. Sebab, pelantikan Presiden dan para Menteri itu disaksikan oleh rakyat di berbagai pelosok, termasuk di NTT. Dan rakyat akan memberi pertimbangan rasional tentang komposisi kabinet itu dan dampaknya bagi pembangunan NTT.

“Sebab, bukan rahasia lagi bahwa fiskal dan kemampuan keuangan daerah NTT sangat ditentukan oleh dana transfer pusat. Di mana hampir 80 persen lebih, anggaran pembangunan NTT itu ditransfer dari Jakarta. Inilah mengapa, komposisi kabinet itu sangat mementukan jumlah anggaran yang bisa masuk ke NTT di luar dana rutin yang memang sudah wajib ditransfer ke daerah tanpa hrus melalui komunikasi personal dengan para Menteri dan Kepala Badan,” ujarnya.

“Dan saya kira, rakyat NTT tahu bahwa yang sangat dekat dann punya akses langsung ke Presiden, wapres dan para menteri adalah Melki Laka Lena yang menjadi ketua pemenangan Prabowo-Gibran di NTT,” pungkas Rajamuda Bataona. (LLT/tim)