Masalah Tanah

Pada kampanye tersebut, warga minta bantuan Johni untuk membantu menyelesaikan persoalan tanah di Wini. Di antaranya Made minta Melki-Johni bantu menyelesaikan persoalan tanah wilayah Maismolok dan Tapodede, karena ruas tanah tersebut terus dijadikan komoditas politik setiap tahun, namun hingga saat ini belum tuntas.

“Saya mengharapkan semua pilih beliau (Melki-Johni) saya mewakini masih peduli tentang masalah tanah itu, karena masalah sebenarnya simple, tapi dibekin sulit,” ujar Made, warga Wini keturunan Bali. “Apa masalahnya?,” tanya Johni.

Menurut Made, dua bidang tanah ini tersebut berstatus tanah ulayat atau tanah adat yang dulunya dikuasai oleh sejumlah pejabat yang berkuasa bersama beberapa bos. Meskipun dikuasai oleh mereka, tanah tersebut tidak dimanfaatkan,tetapai dibiarkan telantar.

Karena tanah telantar, pemerintah daerah minta kepada masyarakat di situ untuk dijadikan sebagai tempat tinggal dengan membangun rumah. “Akhirnya tanah-tanah itu dibagi ke tiga suku besar,” ujarnya.