Kefamenanu, KN – Presiden terpilih Prabowo Subianto akan membangun 52.600 unit rumah di seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama lima tahun ke depan.

Setiap kabupaten dan kota akan memperoleh sekitar 2.300 unit rumah yang khusus diberikan kepada masyarakat yang belum memiliki rumah.

Seperti diketahui, Prabowo sebagai Ketua Umum DPP Gerindra merupakan pengusung calon gubernur dan wakil gubernur NTT 2024, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma (Melki-Johni). Dengan demikian, tidak ada paslon lain yang didukung oleh Prabowo, kecuali Melki-Johni.

Hal tersebut ditegaskan Johni Asadoma saat kampanye di Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)Kamis (17/10/2024) malam. Kampanye dihadiri ratusan orang termasuk Ketua DPC Gerindra TTU Kristo Haki, dan mantan politisi Partai NasDem, Dolvianus Kolo, serta perwakilan dari Partai Golkar.

Menurut Johni, puluhan ribu rumah tersebut, bagian dari 2 juta unit rumah yang akan dibangun Prabowo di seluruh provinsi.

Masalah Tanah

Pada kampanye tersebut, warga minta bantuan Johni untuk membantu menyelesaikan persoalan tanah di Wini. Di antaranya Made minta Melki-Johni bantu menyelesaikan persoalan tanah wilayah Maismolok dan Tapodede, karena ruas tanah tersebut terus dijadikan komoditas politik setiap tahun, namun hingga saat ini belum tuntas.

“Saya mengharapkan semua pilih beliau (Melki-Johni) saya mewakini masih peduli tentang masalah tanah itu, karena masalah sebenarnya simple, tapi dibekin sulit,” ujar Made, warga Wini keturunan Bali. “Apa masalahnya?,” tanya Johni.

Menurut Made, dua bidang tanah ini tersebut berstatus tanah ulayat atau tanah adat yang dulunya dikuasai oleh sejumlah pejabat yang berkuasa bersama beberapa bos. Meskipun dikuasai oleh mereka, tanah tersebut tidak dimanfaatkan,tetapai dibiarkan telantar.

Karena tanah telantar, pemerintah daerah minta kepada masyarakat di situ untuk dijadikan sebagai tempat tinggal dengan membangun rumah. “Akhirnya tanah-tanah itu dibagi ke tiga suku besar,” ujarnya.