Adapun Johni Asadoma yang juga mantan Kapolda NTT ini, tercatat sebagai kader Gerindra, parpol milik presiden terpilih Prabowo Subianto, dan Melki Laka Lena adalah kader Golkar yang merupakan parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.
Rekan-rekan Melki di DPR RI akan bergabung dalam pemerintahan Prabowo-Gibran sehingga memuluskan koordinasi dari daerah ke pusat, otomatis, hanya Melk-Johni yang memiliki jaringan langsung ke pemerintah pusat. Sebaliknya, jaringan ini tidak dimiliki calon lainnya.
Dengan hubungan yang tegak lurus tersebut, menurut Johni, koordinasi untuk memperoleh anggaran pembangunan yang cukup dari DAK/DAU menjadi lebih mudah.
Alasannya, NTT tidak bisa mengandalkan dana pembangunan dari satu sumber yakni APBD, karena sangat terbatas.
Benahi RSUD Ba’a
Dalam kampanye terbatas tersebut, Wenci Lian, warga Desa Maubesi, Kecamatan Rote Tengah minta Melki-Johni terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, membenahi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a.
Menurut mantan guru SMP tersebut, pelayanan di rumah sakit pemerintah satu-satunya di Rote tersebut mendapat banyak keluhan dari masyarakat.Kelurahan masyarakat tersebut sudah berlangsung sejak lama.





Tinggalkan Balasan