Selain pembinaan atlet, PTMSI Kota Kupang akan bersiap untuk menghadapi PON 2028. “Kalau bisa, untuk tenis meja bisa eksekusi lebih cepat. Untuk ke depan baru mulai, tapi komitmen teman-teman dan ketua, saya yakin ini bisa berjalan dengan baik,” tandas Benjamin.
Sekretaris Carteker PTMSI Kota Kupang A. Johny Arif, S.T menyampaikan, saat muskotlub, ada 17 PTM yang mendukung Ambrosius Kodo menjadi Ketua PTMSI Kota Kupang. Sehingga Ambrosius Kodo langsung terpilih secara aklamasi. “Otomatis teraklamasi sesuai ADT/ART,” kata Johny.
Sebagai wasit tenis meja, yang mengharumkan nama NTT di ajang PON Aceh-Sumut 2024, Johny berharap agar cabor tenis meja dipersiapkan dengan baik, untuk menyambut PON 2028.
“Kita sebagai tuan rumah, jangan sampai kota jadi penonton. Paling tidak kita menyiapkan SDM kita baik atlet, wasit dan pelatih untuk siap tampil di PON. Ini yang akan menjadi PR besar,” tegasnya.
Ke depan diharapkan akan ada pembinaan atlet, dan peningkatan kualitas wasit. “Itu yang akan menjadi program kerja Ketua terpilih Pak Ambrosius Kodo saat membacakan visi misi tadi,” tandasnya. (*)





Tinggalkan Balasan