Menurut Kim Taolin, program kerja ini secara masif disosialisasikan kepada masyarakat di seluruh titik blusukan/seluruh titik kunjungan di desa – desa.

“Tidak hanya program kerja satu desa 1 traktor dan berobat gratis menggunakan KTP Elektronik, tapi masih ada program kerja lainnya seperti pendidikan dan lain sebagainya,” tegas Kim Taolin.

Sebagai contoh, lanjut Kim Taolin, di Kabupaten Belu sudah menerapkan program berobat gratis menggunakan KTP Elektronik. Dan ini terbukti dirasakan masyarakat termasuk masyarakat Kabupaten Malaka yang setiap kali tidak bisa ditangani di RSUPP Betun dirujuk ke Atambua.

“Ini artinya fasilitas rumah sakit di Kabupaten Belu cukup memadai sehingga bisa menerima pasien rujukan dari Kabupaten Malaka maupun kabupaten lainnya. Kenapa kita tidak bisa melakukan hal serupa karena kita takut mencontohi program orang lain yang sukses. Kebetulan Bupati Belu dr. Agus Taolin adalah bapak kecil saya, maka apabila pasangan KITA -EBA terpilih program kesehatan yang dijalankan di Belu akan diterapkan di Malaka,” tegas Kim Taolin.