Terkait transportasi, Nikodemus Rihi Heke menyatakan Pemkab Sabu Raijua masih mengalami kendala transportasi, yaitu pesawat yang terbatas dan juga kapal laut yang jika terjadi gelombang cukup ganas, tidak bisa berlayar.
“Tetapi kita doakan, kita harapkan pada bulan Agustus nanti laut tenang. Khusus untuk transportasi udara, bandara ini sementara kita perjuangkan. Saya minta kepada kita semua kita berusaha, tetapi kita juga harus mendapat dukungan dan doa dari semua pihak termasuk seluruh masyarakat Sabu Raijua agar supaya rencana pembangunan secepatnya pembangunan bandara di Sabu Tengah itu dapat secepatnya dilaksanakan,” jelasnya.
Disebutkan Bupati Sabu Raijua, kegiatan Festival Kelabba Madja yang keempat ini ini akan dilaksanakan pada tanggal 22 sampai dengan 23 Agustus 2024. Sebelum pelaksanaan festival pada 22 dan 23 Agustus, akan dilaksanakan kegiatan Pra Festival pada tanggal 21 Agustus 2024. Hal ini untuk merangsang seluruh masyarakat Sabu Raijua dan semua panitia untuk secepatnya mengingat bahwa tanggal 22 dan 23 itu ada kegiatan.
“Nah persiapan-persiapan ini sudah kita lakukan dengan baik, dan tentu semua ini akan berjalan baik jika didukung seluruh masyarakat Sabu Raijua termasuk pemerintah bahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),” ujar Rihi Heke.
Kemudian dari sisi pengamanan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat TNI-POLRI dalam rangka mengamankan jalannya kegiatan Festival Kelaba Madja.
“Mari kita jaga ini, karena Festival ini dari oleh dan untuk kita semua. Pariwisata ini kita persiapkan bukan untuk kita, yang ada sekarang ini. Tapi kita lakukan ini sebagai ajang promosi kemudian kita persiapkan untuk anak cucu kita ke depan. Sehingga di saatnya nanti anak cucu kita yang menikmati yang sekarang kita belum bisa menikmati,” tandasnya.
Bupati Sabu Raijua menambahkan, dalam Festival Kelabba Madja akan hadir talent-talent lokal di Sabu Raijua maupun dari luar Sabu Raijua. (*)







Tinggalkan Balasan