“Terdiri dari belanja senilai Rp272 Milyar menggunakan Katalog Elektronik dan Rp3 Milyar menggunakan Market Place Mbiz Market. Nilai belanja melalui metode ini terus meningkat setiap tahunnya sejak awal launching Katalog Lokal Dan Bela Pengadaan Bersama Kepala LKPP di Kupang pada Tanggal 27 Januari Tahun 2022 lalu,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama LKPP Iwan Herniwan mengajak pelaku UMKM di NTT untuk bergabung ke di E-Katalog agar pasar semakin kompetitif. “Keuntungannya transaksinya mudah, murah dan cepat,” kata Iwan Herniwan.

Ia berharap agar pelaku UMKM di NTT tidak lagi enggan untuk masuk ke pusat pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Tim kami akan memandu mereka (pelaku UMKM) untuk memberikan akunnya dan bagaimana mensimulasikan transaksi. Sehingga mereka memahami utuh bagaimana kebijakannya sampai dengan transaksi,” pungkasnya. (*)