“Ke depan, nuklir jika dikelola dengan baik akan menghasilkan energi yang cukup untuk memenuhi pasokan energi satu Indonesia. Mungkin ke depan di NTT bisa dibangun PLTN untuk memenuhi kebutuhan energi di NTT, sehingga kita tidak terlalu bergantung pada energi fosil,” terangnya.
Jupetrus berharap agar banyak anak-anak NTT bisa mengikuti jejaknya untuk masuk ke jurusan teknik nuklir.
“Kita harus belajar sungguh-sungguh sehingga kalau mau masuk ke jurusan teknik nuklir harus punya persiapan yang matang,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia berharap anak-anak NTT yang lolos ke UGM secara aktif kembali ke kampung asalnya untuk membangun
“Itu bentuk kontribusi dari universitas untuk pencerdasan dan juga pengembangan daerah tersebut,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan