“Dukungan pentahelix yang terdiri dari dunia industri, masyarakat, BUMN, dan filantropi menjadi kebutuhan penting untuk akselerasi lompatan manusia unggul dari NTT. Karena pemerintah terbatas dalam hal investasi pendidikan,” tegas Prof. Amheka didampingi Ketua Tim Kerja KKPM Ros Hayati Rosna.
Ke depan pihaknya akan mengadakan penansatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan semua pentahelix untuk memastikan adanya investasi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi.
“Kami berharap ke depan ada produk pertama dalam bentuk forum kerja sama atau forum dialog antara Pentahelix dalam rangka peningkatan mutu pendidikan tinggi,” tandasnya. (*)
Halaman





Tinggalkan Balasan