“Artinya bagaimana kita ciptakan pembelajaran agar anak bisa betah, menumbuhkan kerinduan dalam diri anak, tumbuhkan jiwa ownersip di diri anak, dan anak tidak merasa sulit lagi untuk belajar Matematika tentu dengan layanan pendidikan yang berkualitas,” jelasnya.
Kadis Wensislaus berharap, untuk mempersiapkan pembelajaran di kelas ke depannya dimana untuk semua mata pelajaran agar tetap dilaksanakan lebih baik dan menyenangkan.
“Harapannya tim Gasing membawa sesuatu yang berharga untuk pengembangan pendidikan di Kabupaten Manggarai dengan layanan yang berkualitas tentunya dengan situasi yang gampang, senang, dan gembira,” tegasnya.
“Dan juga bukan untuk mata pelajaran Matematika saja, tetapi untuk mata pelajaran lainnya, karena kita sudah siapkan diri siswa untuk mendukung mereka ke jenjang yang lebih tinggi,” sambungnya.
Untuk diketahui anggaran yang dipakai untuk kegiatan pelatihan metode Gasing tersebut, bersumber dari dana alokasi khusus spesifik grand (DAU SG). (Yhono Hande)







Tinggalkan Balasan