Kendati berharap, dengan berbagai inovasi akan ditingkatkan khususnya dalam hal penggunaan metode Gasing tersebut nantinya.

“Tugas utama setelah pelatihan ini adalah pengimbasan kepada rekan guru matematika lainnya di sekolah
masing-masing sambil terus meningkatkan kemampun untuk berinovasi dalam penggunaan metode dan pendekatan pembelajaran,” tukasnya.

Bupati Hery menyampaikan, semoga kegiatan yang akan berjalan selama 15 hari tersebut bisa berjalan baik.

“Kalau dilakukan dengan benar kita akan berada di posisi yang pas dan tepat. Ini adalah lompatan dan saat ini kita sudah mulai. Dan ini bukan percobaan, kita membuktikan bahwa kita sudah mulai, dengan niat yang tulus saya yakin akan menghasilkan sesuatu yang baik. Selain numerasi kita juga sedang mencari jalan untuk pengembangan literasi,” pungkasnya.

Disisi lain bupati Hery menyampaikan terimakasih kepada para guru dan juga orang tua yang sudah merelakan anaknya untuk ikut pelatihan tersebut.

“Terima kasih kepada guru dari tiap sekolah dan juga kepada para orang tua yang telah mengizinkan anak-anaknya untuk mengambil bagian dalam kegiatan ini. Sekalipun waktu liburan tersita, tapi mari bersama untuk mendukung kebutuhan anak-anak kita dan muda-mudahan ada Jose lain dari Manggarai ke depannya,” ucapannya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Wensislaus Sedan menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Hery Nabit yang sudah dengan serius memikirkan dunia pendidikan di Kabupaten Manggarai.

“Hadirnya bapak dan ibu Gasing Akademi di Kabupaten Manggarai, berkat kordinasi pribadi bapak Bupati ke profesor Yohanes Surya pemilik perusahaan tersebut,” ungkap Kadis Wensislaus.

Bahwa setiap anak di jenjang pendidikan dasar sangat membutuhkan sebuah metode belajar yang efektif untuk pengembangan numerasinya.

Ia menjelaskan, Metode Gasing ini dibutuhkan untuk layanan pembelajaran yang baik di kelas. Sesuai dengan isu pendidikan saat ini tentang bagaimana pembelajaran itu bisa menjawab kebutuhan belajar anak.