Lebih lanjut Sindu merinci bahwa PLN memproyeksikan Beban Puncak (BP) Idul Adha di tanggal 17 Juni 2024 sebesar 219,41 Megawatt (MW) dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 273,66 MW.

Sindu memaparkan para personil siaga tersebut didukung dengan 199 motor operasional dan 60 mobil operasional. Selain itu, mereka juga dilengkapi material dan peralatan pendukung keandalan lain yaitu 90 Genset, 23 Uninterruptible Power Supply (UPS), 15 Unit Gardu Bergerak (UGB), 5 Unit Kabel Bergerak (UKB), dan 4 Crane.

“Semuanya dalam kondisi siaga untuk mengamankan lancarnya suplai listrik dan siaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kelistrikan,” imbuh Sindu.

Saat ini PLN memiliki pelayanan yang semakin mudah, Pelanggan dapat melaporkan jika terjadi gangguan atau keluhan melalui aplikasi PLN Mobile, pelanggan juga dapat melakukan transaksi pembelian token listrik, permohonan lainnya yang berkaitan dengan pelayanan kelistrikan seperti permohonan pasang baru dan tambah daya. (Humas PLN)