Sehingga, dari pengamatan adalah bagaimana berpikir untuk menyelamatkan Bank NTT dari aspek modal, agar syarat terpenuhi dan eksistensi dari Bank NTT ke depan tidak terganggu.

“Harapan semua warga NTT bahwa pemegang saham punya kewenangan penuh untuk menentukan arah bank kebanggaan kita ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tidak mungkin satu-satunya BPD di NTT ini akan berubah status jadi BPR karena keliru dalam menentukan keputusan. “Semoga Bank NTT tetap melayani lebih sungguh,” tandasnya. (*/KN)