Dikatakannya, soal yang terjadi bukanlah hal yang sepele, namun bagaimana selumbar kain di pulau sana sementara balok dimatakepala sendiri tidak bisa lihat itu adalah pembiaran dan kejahatan.
“Maka jika ada ketimpangan dan kejahatan pada perusahaan ini, perusahaan ini dianggap tidak sehat, kemudian ini merupakan BUMD termasuk juga PDAM Tirta Komodo ini yang harus diwanti juga tentunya pelajaran bagi semua,” pungkasnya.
Anggota DPR Provinsi terpilih itu juga menilai, jika PT MMI tidak ada efek yang sangat bagus untuk daerah maka seharusnya perusahaan itu ditiadakan.
Sehingga lanjut dia, harapannya pengelolanya harus transparan karena bagaimana pun ini adalah uang rakyat yang diinvestasikan ke BUMD (MMI dan PDAM).
“Saya setuju kalau MMI dibubarkan saja. Tarik semua itu uangnya masyarakat lewat penyertaan modalbkalua benar tidak sehat, semu laporan keuangan berapa miliar itu harus dikembalikan ke khas daerah,” tandasnya.
Kendati demikian, Ia mendesak Kejari Manggarai agar segera mengusut tuntas atas masalah yang terjadi di PT MMI itu.





Tinggalkan Balasan