Melki Laka Lena Minta Hentikan Polemik Pergantian Pengurus DPD I Partai Golkar NTT

Ketua DPD I Partai Golkar NTT Melki Lala Lena bersama senior dan pengurus Partai Golkar NTT. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN – Pengurus DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya buka suara terkait polemik perubahan kepengurusan di tubuh DPD I Partai Golkar NTT. 

Ketua DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, perubahan kepengurusan di internal DPD I Partai Golkar NTT sudah sesuai aturan.

Ia mengatakan, Surat Keputusan (SK) perubahan kepengurusan DPD telah ditandatangani oleh Ketua Umum bersama Sekjen, dan telah diterima serta diumumkan kepada pengurus Golkar NTT.

Menurut Melki, ini kali keempat perubahan kepengurusan DPD I Partai Golkar NTT di masa kepemimpinannya, dan semuanya berjalan normal sesuai aturan.

“Urusan internal Golkar ini, dari dulu kami ingin agar dilalui dengan biasa-biasa saja. Ini perubahan atau reposisi keempat yang kita lalui melalui sebuah mekanisme yang normal,” ujar Melki kepada wartawan, Jumat (22/3/2024).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini menjelaskan, sebenarnya perubahan kepengurusan dilakukan pada tahun 2023, namun hal itu tertunda, karena pihaknya fokus untuk menghadapi Pileg dan Pilpres 2024.

Ia menganalogikan, perubahan pengurus DPD I Partai Golkar NTT seperti perubahan formasi dalam permainan sepak bola. Sehingga perubahan formasi kali ini, tujuan utamanya adalah untuk mempersiapkan mesin partai menyongsong Pilkada serentak tahun ini.

Melki membantah bahwa ada tendensi pribadi dalam perubahan kepengurusan DPD I Partai Golkar NTT. Ia menegaskan, perubahan kepengurusan telah dikonsultasikan ke DPP Partai Golkar.

BACA JUGA:  Pemuda Lintas Agama di NTT Minta Gibran Jaga Keberagaman dan Pemerataan Pembangunan

“Saya sudah konsultasi ke DPP juga biasa-biasa saja. Ya saya jalankan tanpa ada tendensi apa-apa,” tegasnya.

Melki memninta semua pihak untuk menghentikan polemik terkait perubahan kepengurusan DPD I Partai Golkar NTT.

“Hari ini saya sampaikan cukup sampai di sini. Kalau masih tetap, mungkin ada sanksi yang lebih ekstrim. Partai Golkar terbuka, terhadap kritik. Partai Golkar milik semua orang, juga milik seluruh masyarakat NTT untuk menyampaikan pendapat demi perbaikan ke depan,” tandasnya.

Terkait laporan mantan Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT Inche Sayuna ke Dewan Etik atau Mahkamah Partai, Melki menegaskan pihaknya siap menghadapi hal tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPD I Partai Golkar NTT Melki Laka Lena melakukan sejumlah perubahan di tubuh kepengurusan DPD I Partai Golkar NTT.

Salah satu posisi penting yang berubah adalah posisi Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT yang selama ini dijabat oleh Inche Sayuna. Posisi Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT diisi oleh Libby Sinlaeloe.

Selain itu, ada sejumlah pengurus di DPD II pun diganti. Semata untuk penyegaran kepengurusan. (*)