Oleh karena itu, kebijakan tata kelola guru harus dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir agar terbentuk sistem manajemen guru yang terpadu.
“Untuk itulah, PGRI menyerukan perlu adanya manajemen satu pintu dalam pengelolaan guru, ” ujar Prof Unifah.
Ketua Pengurus Provinsi PGRI NTT Dr. Semuel Haning SH., MH., CMe.CPArb mengatakan, Pengprov PGRI NTT sejak awal telah mendukung Prof Unifah untuk kembali menjadi Ketua PB PGRI periode 2024-2029.
Ia menyebut, Pengprov PGRI NTT menjadi salah satu penggerak dalam menyukseskan Kongres PGRI ke-23 dengan hasil yang idel yakni Prof Unifah kembali terpilih secara aklamasi.
“Motor penggeraknya salah satu PGRI NTT,” ujar Paman Sam dalam keterangan tertulisnya kepada media ini.
Ia berharap ke depan, persoalan-persoalan guru terus diperhatikan oleh pengurus PB PGRI, terutama masalah kesejahteraan guru. (*)





Tinggalkan Balasan