Alasan ketiga PKN belum menentukan pilihannya, adalah karena PKN ingin agar kader-kader PKN mengerti persis pasangan calon dengan seluruh pikirannya.
“Sehingga kelak ketika PKN menentukan pilihannya, dasarnya bukan hanya melihat sosoknya. Tapi seluruh kader mengerti persis sosok, pikiran, gagasan, dan porgram-program untuk masa depan Indonesia,” ungkap Anas Urbaningrum.
Ia menambahkan, PKN akan menentukan pilihannya jika Pilpres 2024 berjalan dua putaran.
“Nanti pada puratan kedua, ketika tidak ada lagi urusan dengan Pileg, seluruh kader dan pejuang PKN akan fokus di satu titik mendukung Capres dan Cawapres tertentu,” pungkas Anas. (*)
Halaman





Tinggalkan Balasan