Lahirnya teknologi Artificial Intelligence (AI), peningkatan jangkauan dan kecepatan penyebaran informasi melaui internet dan berbagai aplikasi atau media teknologi lainnya kini menjadi isu baru yang bahkan menurut beberapa pihak mengancama kemanusiaan. Menurut sejarahwan Yuval Noah Harari dalam berbagai wawancara dan talkshownya menyampaikan berbagai kampanyenya pada masyarakat untuk berhati-hati dengan kemunculan teknologi AI yang mengancam eksistensi manusia. Teknologi AI juga kini banyak digunakan dalam mesin-mesin perang seperti drone perang tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh. Adapula penggunaan teknologi AI dalam menciptakan berbagai mesin/robot untuk melakukan pekerjaan manusia. Kemunculan robot AI atau mesin-mesin yang menggunakan teknologi AI untuk melakukan pekerjaan manusia juga dikhawatirkan mengancam hilangnya beberapa jenis lapangan pekerjaan. Bahkan, menurut survei yang dilakukan oleh World Economic Forum (2023), diperkirakan bahwa dalam 5 tahun ke depan akan terjadi pertumbuhan lapangan pekerjaan baru sebanyak 69 juta. Pada saat yang sama, terjadi penurunan 87 juta jenis lapangan pekerjaan. Hal ini berartiada sekitar 14 juta lapangan pekerjaan yang akan hilang akibat lahirnya teknologi AI. Hilangnya lapangan pekerjaan berarti menciptakan pengangguran. Masalah pengangguran ini kemudian dapat berdampak pada banyak masalah sosial ekonomi lainnya seperti kejahatan, kemiskinan, penyakit dan lain sebagainya.





Tinggalkan Balasan