Hukrim  

Gugatan Cerai Ditolak, Anggi Masih Istri Sah Anggota DPRD Kota Kupang Mokris Lay

Anggi Widodo bersama Kuasa Hukumnya menyampaikan keterangan Pers kepada wartawan, Kamis 30 November 2023. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN – Pengadilan Negeri Kupang menolak gugatan cerai yang dilayangkan oleh anggota DPRD Kota Kupang Mokris Lay terhadap istrinya Anggi Widodo.

Bildat Thonak, S.H selaku Kuasa Hukum Anggi Widodo mengatakan, dalam gugatannya Mokris Lay tidak mampu membuktikan dalil-dalilnya.

Hal ini membuat hakim Pengadilan Negeri Kupang memutuskan untuk menolak gugatan cerai yang dilayangkan oleh Mokris Lay.

“Gugatan Pak Mokris Lay ditolak. Atau dalil-dalil yang disampaikan oleh Mokris Lay bahwa rumah tangganya pecah dan tidak sedang baik-baik saja tidak mampu dibuktikan di Pengadilan. Karena itu, rumah tangga Pak Mokris Lay dan Ibu Anggi Widodo masih sah menurut hukum, dan tidak ada persoalan apapun terkait rumah tangga ini,” ujar Kuasa Hukum Bildat Thonak, S.H didampingi Adi Bulu, S.H kepada wartawan, Kamis 30 November 2023.

Ia menjelaskan, putusan PN Kupang secara langsung membantah dalil-dalil Mokris Lay di media sosial maupun media mainstream bahwa dirinya sudah duda.

“Dalil-dalil itu hoax atau tidak benar berdasarkan putusan Pengadilan Negeri kemarin,” terangnya.

Bildat Thonak menegaskan, kliennya Anggi Widodo masih ingin mempertahankan hubungannya dengan Mokris Lay, demi menyelamatkan masa depan anak-anaknya.

Karena itu, saat ini pihaknya telah melaporkan anggota DPRD Kota Kupang Mokris Lay di Polda NTT karena KDRT dan penelantaran istri serta anaknya.

Selain Polda NTT, kliennya Anggi Widodo telah melaporkan kelakukan Mokris Lay tersebut ke Badan Kehormatan DPRD Kota Kupang terkait dugaan pelanggaran kode etik.

“Ke depannya, kami ingin rumah tangga ini baik-baik saja atau bisa bersatu. Tidak usah ada perdebatan-perdebatan di ruang publik, karena ada anak-anak dan keluarga yang menjadi korban,” tandasnya.

BACA JUGA:  Heboh Penemuan Mayat di Pantai Oli'o Kabupaten Kupang, Diduga Seorang Ibu dan Anak

Bildat menambahkan, pihaknya akan meminta kepada Partai Hanura untuk mencopot dan mengganti Mokris Lay sebagai anggota DPRD Kota Kupang, buntut perilaku KDRT yang dilakukan kepada istri dan anaknya.

Pada kesempatan yang sama Anggi Widodo menjelaskan, dirinya masih ingin mempertahankan rumah tangganya, karena kedua anaknya masih membutuhkan kehadiran ayah dan ibunya.

Ia menyebut, anak pertamanya sudah mengalami trauma hingga harus dibawa untuk konseling psikiater.

“Saya dari awal ingin semuanya baik-baik, sehingga tumbuh kembang anak kami berjalan dengan baik seperti semula,” pungkasnya.

Sementara itu Fransisco Bernando Bessi selaku Kuasa Hukum Mokris Lay mengatakan, pihaknya akan mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

“Dalam putusan ini menjadi aneh, karena prosesnya jelas, bahwa semua bukti terkait tidak harmonisnya rumah tangga itu terang benderang. Bahkan saksi dari saudara kandung Pak Moris sudah keluarga lain memberikan keterangan,” ungkapnya. 

Fransisco menyoroti tindakan istri Mokris Lay yang telah melaporkan suaminya ke partai, DPRD dan Kepolisian serta live di Tik Tok untuk mempermalukan suaminya, merupakan hal yang kurang baik.

“Dengan catatan mempertahankan rumah tangga yang demikian. Sehat tidak? Waras tidak? Ini yang kontradiktif. Artinya di satu sisi dia tidak mau berpisah, di sisi lain dia selalu menjelekan, dan ini fakta. Bahkan semua jejak rekam di medsos selalu ada,” ungkapnya.

Ia menambahkan, idealnya urusan rumah tangga ini tidak jadi konsumsi publik. Tetapi karena sudah viral di media, maka dirinya merasa perlu untuk menjelaskan persoalan tersebut. (*)