Posisi gedung MIS sendiri terletak di Kumba, Kelurahan Satar Tacik, fasilitas pun lengkap yakni perangkat komputer dan CCTV disediakan pada setiap ruangan yang ada.
Tanah ini pun milik pribadi dari Bripka Syamsuddin hasil kredit dari salah satu bank di Manggarai.
Saat ini sekolah MIS pun tengah berlangsung kegiatan belajar dengan jumlah siswanya 20 orang untuk kelas I. Sementara untuk guru-gurunya berjumlah 3 orang. Sungguh luar biasa sebab perjuangan mendapatkan terhadap murid ini pun hanya membutuhkan waktu satu hari.
Kepada Koranntt.com, Bripka Syamsuddin ini mengaku sangat tak tega ketika harus mengetahui ada siswa sekolah yang putus sekolah hanya karena kekurangan biaya.
Bripka Syamsuddin ini memiliki keinginan luhur. Sebab sudah sejak dulu ia bercita-cita bisa membangun sekolah gratis bagi anak-anak tidak mampu.
Sebagai pendatang, Bripka Syamsuddin mengisahkan bahwa, Kota Ruteng atau Manggarai sendiri merupakan salah satu kota yang sudah maju dan berkembang dalam bidang pendidikan.
Namun ternyata masih memiliki banyak permasalahan di bidang pendidikan khususnya bagi anak-anak dari orang tua yang pendatang. Selain itu kata dia, sekolah TK Deen Assalam Ruteng dibuka karena jumlah sekolah madrasah di Ruteng sangat terbatas.





Tinggalkan Balasan