Bengkel-bengkel tersebut nantinya akan melayani semua mesin-mesin pertanian kita yang selama ini sudah rusak.

“Kita akan pakai pola ini. Sehingga teman-teman kelompok tidak perlu keluar uang banyak. Tetapi kita fasilitasi dan akan perbaiki untuk semua kelompok tani,” katanya.

Laurensius menambahkan, saat ini pihaknya telah dan akan menghimpun semua peralatan masing-masing kordinator di BPP guna mengupayakan perbaikan dan pergantian.

“Berharap bantuan dari ibu Julie Laiskodat bisa membantu petani dan usulan ini bisa teralisasi pada tahun 2024,” pungkasnya. (*)