Ia mengatakan, Manggarai merupakan daerah yang kaya akan lumbung pangan. Oleh karena itu, Bunda Julie berkomitmen untuk tetap wajib mendukung potensi yang ada.

Ia meminta pemerintah Kabupaten Manggarai (Pemda) dalam hal ini Dinas Pertanian agar menyediakan bengkel-bengkel khusus untuk menampung hingga memperbaiki alat-alat dari petani yang rusak tersebut.

“Dan salah satu yang saya minta ke dinas adalah bengkel, karena percuma kita bagi-bagi alat tapi kalau misalnya oli tidak ganti, rusak, dan lain-lain. Sehingga dinas harus anggarkan itu,” tegasnya.

Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Laurensius A. Laot, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepedulian dari anggota Komisi IV itu terhadap petani yang ada di NTT khususnya di wilayah Manggarai.

Menurutnya, terkait permintaan bengkel alsintan yang disampaikan oleh Julie Laiskodat, pihaknya menyambut baik, bahkan menyatakan siap untuk menghadirkan bengkel-bengkel tersebut.

“Selama ini sudah ada wacana dari dinas pertanian sendiri, tapi karena ruangnya terbuka dari DPR RI dan Kementrian Pertanian dan memang peralatan kita banyak yang rusak. Salah satu opsi yang dipakai untuk mengurangi beban kelompok kita akan laksanakan bengkel alsintan berupa bengkel berjalan,” ujarnya.