Kupang, KN – Dr. Umbu Kabunang Rudiyanto mengungkap hasil pertemuannya dengan Jerry Manafe, pada Minggu (12/11/2023) di kediaman Jerry Manafe, Tarus Kabupaten Kupang.

Jerry Manafe ditemui dalam kapasitasnya sebagai pelapor dalam kasus dugaan pemalsuan surat dan video melibatkan sejumlah pendeta di Kota Kupang, termasuk Pdt. Yandi Manobe.

Dalam pertemuan tersebut, Umbu Kabunang mengusulkan perdamaian, termasuk opsi menggabungkan tiga yayasan, yaitu Misi Agape, Kasih Agape, dan Hosana Agape menjadi satu. Atau adanya pembubaran dua yayasan terakhir dan tinggal satu yayasan yang aktif yang disepakati. Usulan ini diterima baik oleh Jerry Manafe.

“Pertemuan itu saya dapat mengusulkan opsi itu dan diterima dengan baik oleh Pak Jerry Manafe dan semua,” ujar Umbu Kabunang kepada wartawan di Kupang, Selasa (14/11/2023./).

Dr. Umbu Kabunang Rudiyanto menjelaskan, ketiga yayasan tersebut harus melakukan rapat masing masing pengurus, pembina, dan pengawas untuk membahas rencana penggabungan yayasan dan atau pembubaran Yayasan. Dan juga penyatuan atau pengalihan aset aset yayasan kepada yayasan yang di sepakati untuk tetap aktif.

Setiap yayasan akan mengadakan rapat pembubaran, dengan keputusan yang menyebut aset yayasan sudah dibubarkan dan dialihkan ke aset yang disepakati untuk dijalankan, dengan tujuan memayungi lembaga gereja dan sekolah. “Terhadap organ yayasan hasil perdamaian baik Pengurus, Pembina dan Pengawas silahkan kedua belah pihak merundingkan siapa siapa saja yang akan bergabung,” katanya.

Dalam konteks perkara tersangka Paul Dima di Polda NTT, Umbu Kabunang menekankan bahwa upaya perdamaian harus dimanfaatkan dengan baik. “Jadi waktu dan kesempatan ini harus digunakan dengan baik, agar perkara ini endingnya perdamaian. Saya juga selalu komunikasi, setiap perkembangan saya selalu laporkan atau informasikan ke pihak Polda NTT,” ungkapnya.

“Jika perdamaian tercapai, perkara di Polda NTT akan dicabut, dan status hukum para tersangka yang ditahan dapat direhabilitasi, dan mengakhiri status mereka sebagai tersangka,” tambah Umbu Kabunang.