Adolfina Koamesakh, Srikandi Rote Ndao di Jalan Juang Menuju Senayan

Bakal calon anggota DPR RI Dapil NTT II Partai Amanat Nasional Adolfina Koamesakh (Foto: Istimewa)

Kupang, KN – Sosoknya ramah, sederhana dan anggun. Itulah Dr. Adolfina E. Koamesakh, M.Th.,M.Hum salah satu putri terbaik Rote Ndao yang saat ini berada di jalan juang menuju Senayan.

Wanita yang pernah menjadi calon wakil Bupati Rote Ndao pada Pilkada 2018 silam ini sejenak terlihat wanita biasa-biasa saja. Namun di balik jiwa sederhana itu, dia memiliki tekad yang bulat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di Senayan. Jalan itu akan dia tempuh melalui calon legislatif DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan Timor, Rote, Sabu dan Sumba.

Ditemui awak media di sela-sela kesibukannya melaksanakan konsolidasi, Jumat 18 Agustus 2023, Adolfina Koamesakh menegaskan, jalan politik yang dia ambil bukan untuk menyenangkan diri. Namun politik itu adalah upaya atau strategi yang digunakan untuk menyejaterahkan rakyat.

“Jadi politik itu bukan akal-akalan, tetapi strategi dan pemikiran yang mendalam¬† bagaimana menciptakan sebuah masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan sosal,” ujar Adolfina kepada awak media di salah satu Cafe di Kota Kupang.

Sebagai anak yang lahir dari rahim Nusa Tenggara Timur, dia merasa terpanggil untuk kembali dan menjadi jembatan aspirasi bagi masyarakat NTT. Menurutnya, pembangunan di NTT tidak bisa hanya dilaksanakan oleh pemerintah sendiri, tetapi legislatif dalam hal ini DPR RI punya peran penting untuk membangun NTT.

Adolfina mengaku, dirinya melihat banyak sekali ketimpangan yang terjadi di NTT, terutama dalam hal pembangunan. Ia menegaskan, seorang anggota legislatif yakni DPR RI, harus berada di garda terdepan untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Buka Rakorwil NasDem NTT, Johnny Plate Ingin NasDem Kawal Sirkulasi Demokrasi

“Tujuan saya mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI adalah untuk membangun kolaborasi, agar pemerintah bisa melaksanakan fungsinya dengan baik, termasuk anggaran itu tepat guna, tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat,” pinta Adolfina.

Politisi PAN ini menegaskan, bukan kali ini dia ingin berbuat untuk masyarakat NTT. Namun wanita yang punya jiwa sosial tinggi itu sudah sering membantu banyak orang, terutama orang-orang NTT yang berada di Medan.

“Di daerah timor, saya punya anak-anak didik banyak dari Kefa, Soe, dan Atambua. Artinya kita butuh wakil-wakil yang tahu persis kebutuhan masyarakat itu apa, dan berani memberikan ide-ide politik untuk pembangunan daerah,” sambungnya.

Adolfina menyebut, masih banyak hal yang harus diperbaiki di NTT terutama soal ekonomi, di mana NTT masih menduduki posisi ketiga Provinsi termiskin di Indonesia. Selain itu, sektor pendidikan, pertanian, peternakan, dan kesehatan, menjadi hal yang perlu diperbaiki di NTT.

“Sebenarnya kita membutuhkan orang-orang yang kerja dengan hati. Tapi sekarang orang lomba-lomba jadi dewan sebagai sumber penghasilan. Lalu rakyat dapat apa,” gugat Adolfina.

Di akhir pernyataannya, Adolfina mengajak seluruh masyarakat NTT khususnya masyarakat di Pulau Timor, Rote, Sabu dan Sumba untuk sama-sama berjuang mewujudkan visi dan misi yang telah dicanangkan.

“Saya sudah selesai dengan pribadi saya. Anak-anak saya sudah bebas. Suami dan anak-anak saya sudah mengiklaskan saya untuk mengurus masyarakat NTT,” pungkasnya. (*)