Menurutnya, peningkatan sarana pra sarana ini juga akan berdampak positif terhadap para penyandang disabilitas dalam mengakses layanan Kesehatan.

“Bagaimana mereka mendapat layanan kesehatan, kalau untuk mengakses ke pusat layanan tidak bisa,” ucapnya.

“Kami (Dinas Kesehatan Kota Kupang) bekerja sama dengan UNICEF dan YKMI akan bersama-sama mengawal tindak lanjut dari pertemuan ini untuk segera dapat merehabilitasi sarana-saran dari hasil pengisian WASH FIT Puskesmas,” sambungnya.

Untuk diketahui, selain di Kota Kupang-Provinsi NTT, UNICEF dan YKMI selaku implementator program WASH-FIT juga melakukan program yang sama untuk wilayah Kabupaten Belu, Kabupaten Flores Timour dan Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (*/kn)