“Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan implementasi program WASH-FIT khususnya kepada 12 Puskemas di Kupang,” ujar Turmizi kepada wartawan, Kamis 10 Agustus 2023.

Ia menjelaskan, dengan kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan para kepala Puskesmas dan tenaga sanitasi lingkungan Puskemas bisa mengetahui metode WASH-FIT, guna perbaikan layanan di Puskesmas.

Sementara itu, program WASH officer UNICEF kantor perwakilan NTT-NTB Rostia Laode Pado menyampaikan, untuk memberikan layanan yang berkualitas dan mengurangi infeksi, fasilitas kesehatan harus memiliki infrastruktur dan kapasitas staf yang memadai. Hal ini guna menyediakan layanan yang aman, efektif, adil dan berpusat pada masyarakat.

“Layanan WASH memperkuat ketahanan sistem layanan kesehatan untuk mencegah wabah penyakit, memungkinkan respon efektif terhadap keadaan darurat (termasuk bencana alam dan wabah) dan mengendalikan keadaan darurat ketika terjadi,” terangnya.

Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat I. G. A. Ngurah Suernawa, SKM, M.Kes menyampaikan peningkatan layanan air, sanitasi, higiene memberi pengaruh besar pada kehidupan semua orang.