“Saya berada di depan anda sekalian untuk kita berjalan bersama dan menata bersama kota ini. Dan kita tahu bersama perjalanan ini adalah perjalan yang panjang. Kita bagian dari sejarah kota atau tempat ini, dan kita tahu menunaikan tanggung jawab itu, bukan hanya tanggung jawab generasi kita, tapi juga untuk kita cerita dan tugaskan kepada generasi berikutnya,” pintanya.
Lebih jauh ia menjelaskan, setelah penataan Lapangan Motang Rua selesai, maka menjadi tanggung jawab adalah semua pihak untuk merawatnya.
“Kita paham bahwa ada beberapa tugas kita yang mungkin tidak bisa dilakukan di tempat ini. Itulah harga yang harus dibayar. Seperti aktivitas olahraga yang biasa libatkan banyak orang, sangat mungkin tidak bisa dilakukan di tempat ini, dan menjadi tugas pemerintah untuk mencarikan solusi atas keterbatasan itu,” jelasnya
Tak sampai di situ, Bupati Hery menegaskan, tempat itu akan menjadi tempat yang lebih manusiawi, untuk dijadikan sarana rekreasi keluarga.
“Memang tidak komplit tetapi cukup untuk melepaskan penat, rasa letih, dan menikmati suasana sore dan malam hari di kota kecil ini,” imbuhnya.



Tinggalkan Balasan