“Saya ingin katakan bahwa hal terpenting di dalam diri kita, dan saya percaya bahwa masyarakat NTT punya aspek kekuatan iman dan moral. Bagi saya uang atau doi itu adalah aspek pendukung, bukan menjadi orientasi kita,” tegas Frans Aba.

Tokoh muda ini berharap masyarakat NTT bergandeng tangan untuk perjuangan ke depan.

“Saya ingin masyarakat NTT menerima saya dalam respek dan di dalam proses elektabilitas. Karena apa yang kita lakukan didasari aspek kekritisan serta kretivitas kita, dan akan menghasilkan karya,” pungkas Frans Aba. (*)