Sementara itu, Ketua Yayasan UPG 1945 NTT Dr. Samuel Haning, S.H.,M.H mengatakan, animo dan kepercayaan masyarakat terhadap UPG 1945 NTT semakin besar.
Ia menjelaskan, UPG 1945 NTT lahir dari rahim PB PGRI. Kehadiran UPG 1945 NTT adalah untuk melaksanakan misi mencerdaskan anak-anak bangsa.
“Perlu saya sampaikan bahwa satu program dari UPG 1945 NTT yang tidak dimiliki oleh perguruan tinggi di Indonesia, bahkan di dunia manapun, yaitu program Jamkesmawa. Bahyangkan kalau mahasiswa atau sakit dosen sakit, seluruh biaya ditanggung oleh kampus,” ujar Samuel Haning.
Lewat program Jamkesmawa, mahasiswa yang sakit akan dirawat ruang minimal kelas 1 dan ditangani dokter ahli. Selain itu, mahasiswa yang meninggal dunia, kampus akan menanggung biaya pengiriman jenazah ke kampung.
“Kita tidak main-main, untuk tanggung jawab kita sebagai pimpinan di sini untuk mengurus mahasiswa. Ada orang terlantarkan mahasiswa, tapi kami tidak terlantarkan mahasiswa,” tegas Samuel Haning.
“Kita urus mahasiswa seperti anak kita sendiri. Kita membina mereka, tapi kita tidak membinasakan mereka. Kami hadir mencerdaskan kehidupan bangsa, dan juga untuk membantu orang tua dan mahasiswa itu sendiri,” pungkas Samuel Haning.



Tinggalkan Balasan