“Jadi mahasiswa itu bukan saja dibekali ilmu pengetahuan sebagaimana kurikulum yang ada di kampus. Tetapi mereka punya soft skill yang harus terus dibangun, seperti tidak menyerah, mandiri, terus menerus mau belajar, beradaptasi dengan berbagai perubahan, dan mau menunjukkan kecakapan diri mereka,” urainya.

Ia juga mengingatkan, agar UPG 1945 NTT senantiasa meningkatkan mutu dan kualitas para dosen. Hal ini akan berdampak pada pengembangan mutu kampus dan sumber daya manusia dalam skala jangka panjang.

Tidak lupa, Prof. Dr. Unifah juga memberikan apresiasi kepada manajemen yang sudah melakukan good university governance. Tata kelola atau manajemen kampus UPG 1945 NTT dinilai sudah bagus, sehingga ke depan ada program doktoral bagi para dosen, juga riset-riset pengabdian kepada masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat semakin tinggi. Sehingga ketika orang kesulitan mendapatkan mahasiswa, dalam catatan kami (mahasiswa UPG 1945 NTT) sudah hampir menyentuh 3.000. Itu prestasi yang luar biasa,” tegasnya.