Penghijauan ini dilakukan dengan maksud menjaga debit air di kedua mata air tersebut tidak mengering, bahkan diharapkan kedepannya pohon-pohon yang ditanam dapat menyimpan dan merawat air tanah dengan baik sehingga volume mata air tetap tersedia dari tahun ke tahun, mengingat Wai Pok adalah sumber air bersih petani dan peternak dari Desa Balaweling yang beternak dan bertani hingga ke wilayah Utara, tepatnya area Pantai Bani, sekitar ± 7-8 km dari Desa Balaweling.

“Ini adalah program kelompok KKN-T kami. Kami sadar bahwa Desa Balaweling sangat kesulitan air bersih apalagi jika memasuki musim kemarau. Jadi saya mengajak semua orang untuk tetap menjaga Wai Pok sebagai sumber air yang telah alam sediakan untuk kita. Tugas kita hanya menjaga dan merawatnya. Kasihan kalau suatu saat mata airnya benar-benar kering. Bagaimana nasib ternak dan lahan pertanian masyarakat Balaweling yang berada di Bani?” Tutup Ririn, mahasiswa dari Ilmu Pemerintahan Unwira Kupang.

Adapun penghijauan yang dilakukan oleh peserta KKN-T FISIP Unwira di Desa Balaweling, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, dengan menanam jenis-jenis pohon seperti Pinang, Gamal dan Beringin di area sumber mata air Wai Pok, merupakan realisasi pengabdian mereka terhadap masyarakat Balaweling. (Kornelis Joh. Don Bosko Beding)