Jadi kata dia, segala sesuatu prestasi tidak datang begitu saja tetapi melalui proses panjang yakni dengan berlatih.
Selain itu ia juga menjelaskan bahwa dalam proses persiapan sebelumnya, Tese tingkat provinsi itu sebanyak 6 orang.
Namun dalam perjalanan ada perubahan, atlet yang dikirim ke Portugal itu yakni sang Devanita.
Kemudian lanjut dia, di tingkat Pengurus Pusat (PP) ia dipercayakan untuk bermain di 4 nomor yakni 1 nomornya berpasangan, 2 nomornya itu beregu, kemudian 1 nomornya dia sendiri atau Singel.
“Jadi yang dia single itu yang tidak dapat medali sedangkan selebihnya itu dia dapat 2 Perak dan 1 Perunggu,” terangnya.
Sementara, Bupati Manggarai Herybertus Nabit, dalam sambutannya, mengapresiasi serta mengaku bangga kepada Aneta. Prestasinya kembali mengharumkan nama Indonesia di kanca Internasional. Pencapaian tersebut patut diapresiasi.
“Apa yang dicapai ini adalah kebanggaan. Tetapi, bukan hanya kebanggaan diri sendiri dan FKI, juga untuk masyarakat Manggarai dan NTT ini,” kata Bupati Nabit.





Tinggalkan Balasan