“Soft Skill dalam komunikasi mendekatkan Ganjar pada berbagai kalangan tanpa menghilangkan kharismanya. Komunikasinya sebagai pemimpin terasa lebih mengena karena didukung sisi empati dan keberpihakan yang senantiasa ditunjukan Ganjar,” ucapnya.
Ketiga, berbagai mantan aktivis pro Demokrasi menyatakan bahwa Ganjar adalah pemimpin yang tegas menentang politik identitas, dan prinsip-prinsip intoleran serta oportunisme yang memecah belah masyarakat.
“Keempat, alasan penting lainya, dari hasil penjaringan pendapat masyarakat dan komunikasi politik dengan banyak pihak yang kami lakukan sejauh ini, nama Ganjar Pranowo sangat menonjol sebagai figur yang diharapkan kontituen kami untuk memimpin Negara ke depan,” tandasnya.





Tinggalkan Balasan