Menurut Lucky, kekeringan bukan merupakan hal baru bagi para petani, sehingga masyarakat yang berprofesi sebagai petani sudah memiliki daya adaptasi terhadap perubahan iklim dan cuaca yang terjadi.

“Jadi masyarakat petani juga sudah menyiapkan tanaman – tanaman yang cocok di musim – musim kemarau seperti saat ini,” jelansya.

Dia menjelaskan, pemerintah juga mempersiapkan skema, yaitu menyarankan petani untuk menanam kacang – kacangan, terutama kacang hijau, kelor, sorgum dan jagung.

“Karena komunitas ini tahan terhadap kekeringan. Kedua, tanaman holtikultura itu akan membantu ekonomi masyarakat karena menggunakan sedikit air tetapi bisa menyediakan pangan sekaligus ekonomi,” terangnya.

Lucky menjelaskan, skema yang disiapkan pemerintah tentu akan menyesuaikan dengan kondisi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sarana yang dibutuhkan petani untuk percepatan panen.

“Kita tahu bahwa yang panen padi di Maret sampai April itu mereka yang tanam di bulan Desember. Sementara yang tanam bulan Januari akan panen di bulan April sampai Maret,” ungkapnya.