“Ini juga bisa untuk semua, transaksi apapun atau siapa saja bisa. Ini juga telah diatur untuk memudahkan orang dalam keadaan apapun,” ungkapnya.
Dengan peresmian tersebut, maka jumlah ATM Bank NTT ramah disabilitas saat ini sudah mencapai 3 unit, yang terdiri dari 2 di Kota Kupang, dan 1 di Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Dirut Bank NTT berharap ATM ramah disabilitas tersebut bisa digunakan oleh masyarakat sekitar, karena tujuan pengadaan ATM adalah agar masyakat di sekitar bisa terlayani, khususnya kaum disabilitas.
“Suster dan bruder diharapkan bisa mengenalkan penggunaan mesin ATM kepada anak-anak disabilitas. Oleh karena itu kami berterima kasih terhadap Bupati Manggarai yang telah menyediakan fasilitas untuk ini. Apalagi Bupati merupakan salah satu pemegang saham di Bank NTT,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT yang tetap mendukung pembangunan ekonomi di Kabupaten Manggarai.
“Terima kasih atas penyediaan ATM ramah difabel. Ini sesuatu yang luar biasa, sehingga kami dari Pemkab Manggarai mengakui bahwa kami harus belajar banyak dari Bank NTT. Sehingga kami juga ada kepekaan yang harus kami pelajari dan harus memberi contoh tempat pelayanan umum yang dijalankan oleh Pemkab Manggarai,” ungkap Bupati Nabit itu.







Tinggalkan Balasan