Dikisahkannya, dia mulai merintis usaha dari bulan Juni 2020, yang mana pada awalnya ia hanya memiliki modal sebesar Rp 200.000, yang cukup untuk membeli sekilo bahan produk makaroni, mie lidi, dan jagung goreng. Karena berkat PMW Undana 2022, Soe Kriukk mendapatkan bantuan usaha senilai Rp 15.000.000 juta.
“Berawal dari PMW Undana, Soe Kriukk mulai berkembang dengan baik, tidak hanya sampai disitu, pada tahun 2021 UMKM Soe Kriukk mendapatkan lagi bantuan usaha melalui Program Mahasiswa Wirausaha tahun 2021 dan juga disponsori oleh Bank NTT menjadi UMKM Binaan Bank NTT, hasilnya melahirkan Outlet resmi produk UMKM Soe Kriukk yaitu Foodcar Kuan Soe,”ujarnya. Ternyata Produk Soe Criukk ini pun telah dipasarkan di Kota Kupang maupun di Kota Soe. Tak dipungkirinya, Undana Kupang sangat berperan dalam usahanya tersebut. Dimana kata dia cikal bakal usaha hasil kerjanya sendiri, namun menjadi besar karena dibina, dibimbing serta memperoleh bantuan sebesar Rp 15 juta untuk mengembangkan usaha ini.





Tinggalkan Balasan