“Salah satunya Provinsi NTT yang dilirik Igun, karena memiliki motif tnin ikat yang sangat bagus dan berkualitas. Pada kesempatan tersebut, Igun memilih motif Sumba Timur,” jelas Bunda Julie Laiskodat yang didampingi Wakil Ketua Dekranasda, Maria Fransiska Nae Soi-Djogo.

Diakui Bunda Julie Laiskodat, dalam event Garis Poetih ini, Igun mengeluarkan koleksi terbarunya yang diberi judul Mata HATI,” tambahnya.
 
Ketua Bidang Kreatif dan Desain Produk Dekranasda NTT Eldi Angi dalam jumpa Pers bersama wartawan di Kupang mengatakan, kreasi 32 busana ini sukses ditampilkan, berkat kerja sama antara Pemprov NTT, Dekanasda NTT, dan Ivan Gunawan. “Selain itu, ada topi, sepatu, sandal san tas yang dibuat dari tenun ikat Sumba Timur,” kata Eldi kepada wartawan.

Menurutnya, Ivan Gunawan lebih tertarik menggunakan kain tenun Sumba Timur. Itulah mengapa sebanyak 32 koleksi yang ditampilkan itu menggunakan kain tenun Sumba Timur.

“Karena Ivan lebih tertarik untuk mengangkat motif Sumba Timur. Koleksi-koleksi itu akan dijadikan aset Pemorov dan Dekranasda NTT,” tegasnya.