Menurut fungsinya, tenun Sumba Timur berfungsi sebagai busana adat, hadiah dalam berbagai peristiwa, pembayar denda dalam hukum adat, belis/maskawin dalam adat perkawinan, pembukus jenazah bekal kubur, perhiasan dan barang dagangan.

Di Sumba Timur semakin banyak orang memiliki tenunan maka semakin tinggi status sosialnya, tenunan menurut mereka sama halnya dengan emas atau perak, fungsi religius dan simbolis dari tenunan Sumba Timur terdapat dalam corak motifnya, seperti motif kuda, Kuda merupakan ternak yg sangat berguna sebagai belis dalam adat perkawinan, sebagai alat transportasi sebagai penentu status sosial juga sebagai teman dalam peperangan. Motif udang dan ular, motif ini dikaitkan dengan kepercayaan mereka bahwa pada dasarnya manusia tidaklah mati, pengertian ini dilambangkan dengan pergantian kulit yg dianalogikan dengan kehidupan baru setelah mati.

Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Bunda Julie Laiskodat saat jumpa pers dengan Igun di Green Rasuna Residence Jakarta Selatan menjelaskan, sebagai artis multitalenta, Ivan Gunawan mengajak semua pelaku fashion dan industri kreatif, untuk tumbuh lebih besar dengan bekerja sama dalam pagelaran Garis Poetih yang berlangsung selama tanggal 15-17 Februari 2023.